MOTOR Plus-online.com - Pemilik kendaraan yang biasa mengisi BBM di SPBU Vivo mulai khawatir.
Beberapa SPBU swasta warna biru ini mulai tutup sementara akibat stok BBM mulai menipis.
Sejumlah SPBU Vivo di wilayah Jabodetabek dilaporkan tidak beroperasi dan mengalami kekosongan stok bahan bakar.
Melansir Kompas.com, Senin (20/4/2026), kondisi ini terlihat di beberapa titik di Bogor, Depok, hingga Jakarta.
Di SPBU Vivo Sentul, misalnya, SPBU terpantau tutup pada pagi hingga siang hari.
Meski demikian, papan harga masih menampilkan produk Revvo 92 dengan harga Rp 12.930 per liter, menandakan operasional belum sepenuhnya dihentikan secara permanen.
Sementara itu, SPBU Vivo Cimanggis masih beroperasi, namun dengan keterbatasan stok.
Hanya BBM jenis Revvo 92 yang tersedia di SPBU ini.
Baca Juga: Honda BeAT Tahun 2011 Buka Harga Rp800 Ribu, Lokasi Palangkaraya
"Stok BBM hanya yang RON 92, untuk yang RON 95 dan Diesel lagi kosong," ujar salah satu operator SPBU Vivo di Depok, mengutip Kompas.com (20/4/2026).
Kondisi serupa juga terjadi di Jakarta, SPBU Vivo Warung Buncit dan SPBU Vivo Pejaten sama-sama terpantau tutup, memperkuat indikasi adanya keterbatasan pasokan BBM di jaringan SPBU Vivo.
Dilansir dari laman resmi Vivo Energy (20/4/2026), ketersediaan BBM di sejumlah SPBU memang sedang bermasalah.
Banyak lokasi SPBU yang tercatat kehabisan stok, menipis, bahkan tidak menjual produk BBM sama sekali.
Dari keseluruhan SPBU Vivo di wilayah Jabodetabek, hanya SPBU Vivo Kedoya yang masih secara jelas mencantumkan ketersediaan Revvo 92 dengan status “tersedia” di laman resmi.
Fenomena ini menjadi perhatian, terutama bagi konsumen yang mengandalkan SPBU Vivo sebagai alternatif pengisian BBM.
Dengan banyaknya SPBU yang tutup atau kehabisan stok, pengguna kendaraan perlu mencari opsi lain untuk memastikan kebutuhan bahan bakar tetap terpenuhi.
Daftar harga BBM Vivo:
- Revvo 90: tidak tersedia
- Revvo 92: Rp 12.930 per liter
- Revvo 95: tidak tersedia
- Primus Diesel Plus: tidak tersedia
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR