Member diajak belajar teknik dasar keramik, melatih kesabaran, dan mengekspresikan diri lewat karya yang dibuat dengan tangan sendiri.
Sore itu, studio Lost in Clay, Cikini dipenuhi semangat saat pottery class dimulai.
Member duduk di depan roda putar, tangan mereka perlahan belajar membentuk tanah liat yang awalnya tak beraturan.
Tawa dan fokus bercampur, menciptakan suasana hangat. Meski hasilnya belum sempurna, setiap karya punya cerita.
Di akhir sesi, tangan memang kotor, tapi hati terasa puas karena dari tanah sederhana, lahir pengalaman yang berkesan, seperti yang dirasakan oleh Sabrina Martha Larasati Siswa SMKN 6 Jakarta.
"Kegiatan safety riding dan touring ke Pottery bareng Y2C benar-benar seru dan bermanfaat. Selain jadi lebih paham pentingnya keselamatan berkendara, kita juga dapat pengalaman baru lewat kegiatan touring ke tempat pottery yang seru dan kreatif. Acaranya asik, kebersamaannya dapet banget, dan pastinya nambah ilmu juga. Semoga Y2C kedepannya sering-sering ada kegiatan keren seperti ini lagi!”ujarnya.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR