MOTOR Plus-online.com - Ban yang dipakai pada motor MotoGP pastinya memiliki spesifikasi yang berbeda dengan ban motor harian.
Selain tidak ada pattern (kembangan) pada ban, ban motor MotoGP umurnya lebih pendek.
Walaupun ban produksi brand terkenal, ban motor MotoGP khusus hanya untuk kebutuhan balap.
Tidak dirancang untuk kebutuhan yang dipakai dalam waktu lama.
Jika ban motor harian bisa dipakai ribuan kilometer, berbeda dengan ban yang dipakai di MotoGP.
Ban motor MotoGP punya grip yang sangat bagus di atas aspal, daya lekatnya sangat kuat dengan aspal, makanya tidak awet.
Dilansir dari boxrepsol.com, bahkan ada pergantian ban baru setiap sesi latihan atau kualifikasi, tergantung kebutuhan.
Ban motor MotoGP biasanya rusak atau terkelupas pada permukaannya setelah balapan usai.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Melonjak, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400
Lalu, berapa kilometer ban motor MotoGP bisa dipakai?
Ban motor MotoGP mentok cuma bisa dipakai satu kali balapan saja atau sekitar 120 km.
Tidak sampai jarak Jakarta-Bandung (lewat tol Cipularang) yang mencapai Jarak sekitar 146-150 km.
Jika dipakai ngebut dari Jakarta ke Bandung, kemungkinan besar ban motor MotoGP bisa bocor atau pecah di jalan.
Ban resmi untuk kelas utama MotoGP pada musim 2026 saat ini adalah Michelin.
Michelin menyediakan ban khusus, yaitu Power Slick untuk lintasan kering dan Power Rain untuk lintasan basah.
Michelin telah menjadi pemasok tunggal sejak 2016 hingga kontraknya berakhir tahun ini.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR