Soal KTP Berbuntut Panjang, Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung

Ahmad Ridho - Kamis, 9 April 2026 | 08:00 WIB
Tribun Jabar
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mencopot Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Bandung.

MOTOR Plus-online.com - Polemik KTP pemilik pertama saat bayar pajak kendaraan berbuntut panjang.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akhirnya menonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Bandung.

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung karena tidak menjalankan surat edaran soal pembayaran pajak kendaraan tahunan tanpa KTP pemilik pertama.

Keputusan ini diambil setelah ditemukan masih ada petugas yang tidak melayani masyarakat sesuai aturan.

Padahal, kebijakan tersebut sudah berlaku di seluruh layanan Samsat di Jawa Barat mulai 6 April 2026.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Akang yang sudah melakukan investigasi tentang efektivitas surat edaran gubernur. Bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor tahunan tidak usah menggunakan KTP pemilik pertama. Dan dalam faktanya masih ditemukan petugas yang tidak melayani dengan baik," kata Dedi, dikutip dari Kompas.com, Rabu (8/4/2026).

Dedi mengatakan, temuan tersebut langsung ditindaklanjutinya dengan mengambil langkah tegas menonaktifkan pimpinan Samsat tersebut.

"Dan selanjutnya informasi tersebut kami tindaklanjuti tadi malam. Dan hari ini saya nonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta," katanya.

Baca Juga: Dikenal Musuh SPBU, Harga Motor Suzuki Thunder Tahun 2010 Sisa Segini

Menurut Dedi, pemerintah provinsi akan melakukan pemeriksaan untuk mencari penyebab aturan itu belum berjalan dengan baik.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular