MOTOR Plus-online.com - Pemilik motor kadang masih kurang puas dengan kapasitas mesin motor.
Salah satunya adalah Yamaha NMAX yang sering dibore up penggunanya untuk mendongkrak kecepatan maksimal.
Bore up merupakan modifikasi untuk meningkatkan performa mesin dengan memperbesar kapasitas silinder (cc) menggunakan komponen seperti blok silinder racing dan piston forged.
Langkah ini bisa meningkatkan tenaga dan akselerasi motor secara signifikan.
Selain memperbesar ruang bakar, ada part yang harus diperhatikan untukmengatur supply atau jalur bahan bakar.
Part ini harus diupgrade untuk mengimbangi membengkaknya kapasitas silinder.
Berikut dua part yang harus diperhatikan agar bore up mesin NMAX jadi maksimal.
1. Injector
Pada motor injeksi, injector bertugas untuk menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar.
Baca Juga: Update Harga Ban Tubeless FDR Januari 2026 Mulai Rp 230 Ribu
"Makanya saat bore up Yamaha NMAX misalnya pakai piston 62 mm, injector juga harus diganti supaya mesin enggak kecekek," buka Suryo mekanik bengkel R59 Racing melansir GridOto.com.
Injector bawaan motor biasanya punya lubang atau holes mulai dari 6 sampai 10 tergantung tipe motornya.
"Cuma semprotan bahan bakarnya masih kurang, misalnya untuk motor sport dan matic 150 cc itu hanya 150 cc per menit," paparnya.
"Kalian bisa ganti injector yang lebih banyak penyemprotan bahan bakarnya, misalnya injector racing yang mampu menyemprotkan bahan bakar 180 cc per menit," tambahnya.
2. Throttle Body
Syarat terjadinya proses pembakaran di ruang bakar selain adanya bahan bakar wajib ada udara.
Saat Yamaha NMAX sudah bore up, udara yang dibutuhkan juga lebih besar.
"Makanya saat bore up Yamaha NMAX jangan lupa untuk upgrade throttle body, pakai yang venturinya lebih besar," jelas Suryo.
Tujuannya untuk mengimbangi bahan bakar yang sudah banyak volumenya ketika pakai injector racing.
Baca Juga: Setang Oblak, Harga Komstir Honda BeAT Enggak Sampai Rp 100 Ribu
"Molekul udara dan bahan bakar dalam gas bakar itu harus seimbang agar proses pembakaran jadi maksimal," jelas Suryo.
"Artinya enggak terlalu kebasahan atau kekeringan, pas aja, dengan begitu tenaga lebih keluar," tuturnya.
Yang dimasuk dengan kebasahan adalah molekul bahan bakar yang masuk ke ruang silinder lebih banyak dibandingkan dengan udara.
Sedangkan terlalu kering adalah molekul bahan bakar lebih sedikit jika dibandingkan dengan udara.
Setelah bore up sebaiknya imbangi juga asupan bensin dan udara yang masuk ruang bakar dengan menyesuaikan dua komponen tadi.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR