Terungkap, Ini Penyebab Bodi Kasar Dicat Ulang Cepat Mengelupas

Ahmad Ridho - Senin, 3 November 2025 | 09:05 WIB
GridOto.com
Bodi kasar harus dicat ulang menggunakan cat khusus agar tidak mudah mengelupas.

MOTOR Plus-online.com - Terungkap, ini penyebab bodi kasar dicat ulang cepat mengelupas.

Saat sudah kusam, pemilik motor memilih untuk melakukan cat ulang pada bagian bodi kasar.

Namun pengecatan tersebut tidak bertahan lama alias cepat mengelupas.

Pada body motor terdapat body halus dan ada juga body kasar.

Body kasar pada motor umumnya berwarna hitam dan bertekstur kulit jeruk.

"Soalnya body kasar itu biasanya berwarna seperti warna biji plastik sehingga warnanya hitam," buka Yuka Farresto, Owner bengkel spesialis repaint body motor, JK Motoworks melansir GridOto.

Ternyata body kasar motor enggak bisa sembarang dicat seperti body halus.

"Kalau langsung dikasih lapisan cat, pasti akan cepat ngelotok atau terkelupas," kata Yuka.

Baca Juga: Penerus MegaPro, Honda NX190 Resmi Diluncurkan Segini Harganya

Apalagi body kasar biasanya berada pada bagian motor yang rawan terkena benturan atau goresan.

"Kalau kena benturan sedikit saja, cat pada body kasar motor pasti langsung ngelotok," ungkap Yuka.

"Soalnya kalau langsung dilapis cat enggak akan bisa merekat lama," tutup pria yang bengkelnya berada di Cinere, Depok, Jawa Barat.

Itu alasan body kasar motor kalau dicat atau repaint enggak bakal awet.

Untuk membuat cat awet di body kasar ada cara khusus yang harus dilakukan.

Pemilik motor bisa menggunakan PP Primer pada media body kasar motor sebelum proses pengecatan.

Dengan begitu cat bisa menempel dengan kuat dan tidak mudah terkelupas.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular