MOTOR Plus-online.com - Insiden kecelakaan akibat motor matic rem blong sudah beberapa kali terjadi.
Umumnya, rem blong karena sistem pengereman motor gagal berfungsi saat melewati jalan menurun.
Peristiwa kecelakaan di Kota Batu, Jawa Timur, motor yang ditumpangi satu keluarga mengalami rem blong, Rabu (25/3/2026).
Insiden kecelakaan maut itu tepatnya terjadi di jalur Klemuk, Jalan Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Motor Honda Vario bernomor polisi L 6167 UA itu ditumpangi empat orang.
Korban merupakan pemudik asal Kota Surabaya, Jawa Timur.
Kanit Gakum Satuan Lalu Lintas Polres Batu, Ipda Agus Atang Wibowo menuturkan pihaknya belum dapat meminta keterangan dari korban wanita karena masih syok.
Ipda Agus Atang Wibowo menyampaikan kronologi kecelakaan maut tersebut.
Baca Juga: Suara Mesin Yamaha NMAX Kasar Langsung Halus, Ganti Pakai Tensioner Motor Ini
Kecelakaan dipicu motor yang mereka tumpangi diduga mengalami rem blong di jalur menurun.
Kendaraan kemudian melaju dengan kecepatan tinggi, oleng ke kanan, dan menabrak tembok di pinggir jalan.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi Ari Wibowo (38) mengalami luka parah pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu untuk dilakukan visum,” kata Atang dikutip dari Kompas.com.
Sementara itu, tiga penumpang yang turut menjadi korban, Rahayu (45) mengalami luka memar pada wajah, Dhio Bintang Septian (12) mengalami patah tulang pada kedua kaki, dan Nasyawa Aqeela Ramadhani (9) mengalami luka lecet.
“Ketiga korban saat ini menjalani perawatan di rumah sakit Hasta Brata Kota Batu,” kata dia.
Petugas Satlantas Polres Batu yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan keterangan saksi mata, Rian, motor tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sejak di jalur atas mengarah ke kontur menurun di lokasi kecelakaan.
Baca Juga: Libur Lebaran, Dispensasi Perpanjangan SIM Berlaku Sampai Kapan?
Bahkan, kendaraan tersebut sempat menyalip kendaraan lain sebelum akhirnya kehilangan kendali. “Dari atas sudah kencang sekali, kencang sekencang-kencangnya. Seperti tidak bisa mengerem,” ujar Rian.
Ia menjelaskan, posisi penumpang saat itu terdiri dari satu anak di bagian depan, pengendara pria, satu anak di tengah, serta seorang perempuan di bagian paling belakang.
Benturan keras tersebut membuat seluruh penumpang terpental ke jalan.
Saat tiba di lokasi, Rian mendapati para korban sudah tergeletak.
Ia kemudian menepi untuk memberikan pertolongan. Kondisi pengendara dilaporkan paling parah.
Ia ditemukan dengan luka di bagian kepala dan meninggal dunia.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR