MOTOR Plus-online.com - Akhir pekan di Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna ditutup dengan hasil luar biasa bagi Aprilia Racing.
Marco Bezzecchi, yang memulai dari posisi kedua di grid, langsung mengambil alih pimpinan di tikungan pertama dan mempertahankan posisi tersebut hingga garis finis, sekaligus meraih kemenangan pertama di sirkuit Brasil ini.
Ini merupakan kemenangan keempat berturut-turut bagi pembalap asal Italia tersebut untuk pertama kalinya dalam kariernya (Portimão, Valencia, Buriram, dan Goiânia), sekaligus menjadikannya pembalap Aprilia Racing pertama yang meraih lima kemenangan di kelas utama (termasuk Silverstone 2025).
Marco Bezzecchi menjadi pembalap kelima di era modern yang memenangkan empat Grand Prix berturut-turut, setelah Valentino Rossi, Marc Márquez, Jorge Lorenzo, dan Pecco Bagnaia, serta mengakhiri penantian sebelas tahun sejak terakhir kali ada pembalap yang memimpin balapan dari start hingga finis selama empat balapan berturut-turut.
Melengkapi hasil one-two adalah Jorge Martín yang finis di posisi kedua, meraih podium pertamanya bersama Aprilia Racing dalam long race dan kembali naik podium setelah 490 hari.
Bagi Aprilia Racing, ini menjadi hari bersejarah, kemenangan ke-10 di kelas utama, keempat berturut-turut, serta one-two kedua bagi tim pabrikan setelah Montmeló 2023 dan, dengan kemenangan hari ini, total 304 kemenangan di FIM Grand Prix World Championship.
Setelah dua balapan, Aprilia Racing kini memimpin klasemen manufacturers dan team, serta untuk pertama kalinya dalam sejarah memiliki dua pembalap di dua posisi teratas klasemen kelas utama FIM Grand Prix World Championship.
Baca Juga: Performa Lebih Responsif, Vespa Resmi Luncurkan Primavera dan Sprint 180cc Terbaru
Pembalap Trackhouse MotoGP Team juga menunjukkan performa yang luar biasa, Ai Ogura finis di posisi kelima dan Raúl Fernández di posisi kesepuluh, membawa empat Aprilia masuk ke dalam sepuluh besar.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR