MOTOR Plus-online.com - Sebentar lagi mudik Lebaran ke kampung halaman akan berlangsung.
Para pemudik biasanya menggunakan kendaraan pribadi, bus hingga kereta api.
Namun tidak sedikit pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi mencampur BBM jenis Pertalite dengan Pertamax.
Kebiasaan ini sering dilakukan jika di SPBU stok Pertalite kosong atau antrean terlalu panjang.
Akhirnya, kendaraan yang sudah isi Pertalite harus diisi Pertamax.
Ada efek yang muncul jika keseringan mencampur Pertamax dengan Pertalite.
Dr. Ing. Zaenuri, Ahli Motor Bakar Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan penjelasannya.
Menurutnya, pencampuran jenis bensin seperti Pertalite (oktan 90) dengan Pertamax (oktan 92) atau Pertamax Turbo (oktan 98) bisa mempengaruhi proses pembakaran di ruang bakar.
Baca Juga: Dijual Seharga Mobil, Inden Kawasaki KLE500 dan KLE500 SE Berapa Lama?
"Oktan yang terkandung (di bensin) berfungsi sebagai lamanya waktu bensin bisa terbakar," terang pak Yus melansir GridOto.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR