Ramai Seruan 'Stop Bayar Pajak', Begini Komentar Anggota DPRD Jateng

Ahmad Ridho - Selasa, 10 Maret 2026 | 08:35 WIB
Kompas.com
Gerakan Stop Bayar Pajak di Jawa Tengah mendadak viral, Anggota DPRD Jateng turut berkomentar.

MOTOR Plus-online.com - Ramai gerakan Stop Bayar Pajak di Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Penerapan opsen dinilai membuat tarif pajak mengalami kenaikan.

Hal itulah yang membuat masyarakat pemilik kendaraan protes hingga muncul seruan tersebut.

Gerakan Stop Bayar Pajak mendapat perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Tengah.

PKB meminta Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, mengkaji ulang kebijakan pajak kendaraan bermotor yang dikeluhkan masyarakat.

Muhaimin, anggota DPRD Jateng dari PKB, menjelaskan bahwa sejatinya tarif pajak kendaraan bermotor tidak mengalami kenaikan.

Namun, ketiadaan program diskon atau keringanan yang sebelumnya diberikan menimbulkan persepsi sebaliknya di masyarakat.

“Pada dasarnya pajaknya tidak naik. Namun karena sebelumnya ada diskon, ketika diskon itu selesai, masyarakat merasa seolah-olah terjadi kenaikan,” jelas Muhaimin, dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Masuk Bulan Maret 2026, Wahana Honda Catat Skutik Ini Paling Laris

Meski begitu, PKB tetap mendorong evaluasi kebijakan secara menyeluruh.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular