"Terus kita deal buat bayar Rp 10.000, total Rp 20.000 untuk dua motor. Tapi di perjalanan, ojek aku (yang ada di video) bilang 'Saya ojek baru kak di sini, nanti harganya tanyain aja ya sama yang depan (abang ojek yang bawa partnerku)' " jelas Pessyaa.
"Feelingku di sini sudah enggak enak, makanya aku berkali-kali mention 'Sesuai kesepakatan ya 10.000' " jelasnya.
Perjalanan yang ditempuh tidak sampai tiga menit.
Setibanya di tujuan, pengemudi tiba-tiba menunjukkan kode QRIS dengan nominal Rp200.000.
Pengemudi berdalih tarif tersebut merupakan harga biasa untuk mengantar penumpang dari pintu utama GBK ke Senayan Park.
Pessyaa kaget dan menolak membayar dengan nominal tersebut.
Baca Juga: Ganteng Dipakai Lebaran, Harga Bekas Kawasaki Ninja 150RR Cuma Segini
Terjadi lah perdebatan cukup panjang.
Dalam situasi yang disebutnya memanas dan berpotensi ricuh, ia akhirnya menyerahkan Rp50.000 kepada pengemudi yang membawa rekannya.
Tak berhenti di situ, pengemudi yang membawa Pessyaa juga meminta bayaran tambahan dan meneriakinya seolah-olah belum membayar.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR