Habis Libas Banjir Muncul Water Hammer, Siap-siap Isi Dompet Terkuras

Ahmad Ridho - Selasa, 13 Januari 2026 | 08:00 WIB
Kompas.com
Water Hammer menyerang motor setelah menerobos banjir, harus turun mesin biaya mahal.

MOTOR Plus-online.com - Sebagian pemotor mungkin sudah paham dengan istilah water hammer.

Ketika motor melibas banjir, air akan masuk ke ruang bakar dan bisa merusak komponen mesin.

Yang lebih fatal, jika motor terus dihidupkan bisa menyebabkan setang piston bengkok.

Siap-siap isi dompet terkuras untuk biaya servis yang tidak sedikit.

Seperti diketahui kalau air yang masuk ke ruang bakar akan membuat mesin motor mati.

"Sebetulnya kalau air masuk ke ruang bakar mesin pasti mati, tapi komponen tetap aman," buka Ferry Nurul Fajar dari Service & Education Departement PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mengutip GridOto.com.

Lalu apa itu water hammer yang wajib diwaspadai pemotor saat banjir melanda?

Water hammer biasanya terjadi jika pemilik motor langsung coba menghidupkan mesin yang mati saat menerobos banjir.

Baca Juga: Bukan Cuma Uang, SIM Bisa Hilang Gara-gara Merokok Sambil Berkendara

"Masalahnya motor yang mati akibat terobos banjir sering dipaksa dihidupkan tanpa buang air dari lubang busi," kata Ferry.

Water hammer adalah air yang ikut terkompresi di ruang bakar.

Air yang terkompresi di ruang bakar akan membuat tekanan yang sangat besar pula di ruang bakar.

Tekanan yang sangat besar akibat adanya air yang ikut terkompresi akan merusak komponen di dalam mesin seperti dipalu.

"Yang paling rentan rusak karena water hammer itu pasti piston, ring piston dan poros engkol. Biasanya akan timbul noise (suara berisik)," kata Ferry.

"Kemudian dampak yang paling parah adalah setang piston bengkok bahkan crankcase jebol," tuturnya.

Makanya, saat motor mati akibat terendam air atau menerobos banjir, jangan coba menyalakan mesin sebelum memastikan ruang bakar terbebas dari air.

Jika tetap nekat risiko terjadinya water hammer di motor kalian akan semakin besar dan bisa sebabkan banyak kerusakan.

 

 

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular