MOTOR Plus-online.com - Pengguna motor listrik saat ini semakin bertambah, tapi harus tahu teknik pengecasan baterai.
Baterai yang masih tersisa langsung dicas ulang apakah bisa bikin rusak?
Ternyata sering ngecas atau melakukan pengisian baterai motor listrik meski dayanya belum habis tetap aman dilakukan.
Pasalnya, banyak pemilik yang khawatir melakukan pengecasan saat baterai belum berkurang banyak.
Pemilik motor listrik takut hal itu bisa mambuat umur baterai pendek akibat charge Cycle atau Battery Cycle terkuras lebih cepat.
Baterai lithium-ion yang umum digunakan pada motor listrik memang memiliki batas siklus pengisian (Charge Cycle) tertentu sebelum kapasitas maksimumnya mulai menurun.
"Untuk baterai yang digunakan MAKA Cavalry, punya Charge Cycle sebanyak 1.500 kali. Kalau satu hari terpakai 1 Charge Cycle, maka kemampuan baterainya baru menurun setelah 4 tahun lebih pemakaian," ucap Raditya Wibowo, CEO MAKA Motors, melansir GridOto.com.
Banyak anggapan kalau Charge Cycle ini dihitung setiap kali baterai dicolok charger untuk lakukan pengisian. Padahal tidak demikian!
Baca Juga: Honda Diam-diam Luncurkan CBR Versi Mini, Bisa Ditebus Rp 32 Juta
"Charge Cycle ini bukan berapa kali baterai dicas atau dicolok charger. Tetapi hitungnya berapa kali baterai diisi sampai 100%, dan berlaku kelipatannya," tambah Dito sapaan akrabnya.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR