Menurutnya, kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) masih jadi daerah persebaran busi NGK palsu yang paling besar.
"Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) masih daerah yang paling besar," buka Ammar Gill, disela-sela pemusnahan busi NGK palsu, di kantor PT Niterra Mobility Indonesia, belum lama ini.
Selain itu, Niterra menduga persebaran busi NGK palsu juga ada di beberapa wilayah lainnya.
Hal ini terungkap dari hasil investigasi tim selama ini sampai bisa membongkar kasus pemalsuan produk busi NGK.
"Dari hasil investigasi tim kami, diduga peredaran busi NGK palsu cukup besar berada pada kota yang memiliki Pelabuhan," tambah Ammar Gill.
Menurutnya, busi-busi NGK palsu yang beredar di pasaran bukan buatan lokal (Indonesia) tapi barang impor.
"Barang-barang (busi NGK palsu) yang kami temukan bukan diproduksi di sini (Indonesia)," tegasnya.
Busi NGK palsu yang beredar di pasaran umumnya dijual dengan harga lebih murah.
Ammar mengingatkan pemilik kendaraan tidak mudah tergiur jika pedagang menjual busi NGK dengan harga yang murah.
Langkah antisipasi lainnya yakni membeli sparepart hanya di toko resmi atau official store untuk menghindari barang palsu.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR