Waspada Macet Horor Jalur Puncak, Polisi Ungkap Tiga Titik Lokasi Kemacetan

Ahmad Ridho - Jumat, 19 Desember 2025 | 12:00 WIB
Tribunnews
Jalur Puncak Bogor kerap ramai disambangi wisatawan jelang libur, waspada tiga titik lokasi kemacetan.

MOTOR Plus-online.com - Libur Nataru 2025, masyarakat biasanya bersiap untuk mengunjungi lokasi wisata.

Salah satu destinasi liburan yang masih jadi favorit adalah kawasan Puncak, Bogor Jawa Barat.

Walaupun sering terjadi macet horor, namun masyarakat masih tetap memilik Puncak sebagai tempat wisata.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di jalur Puncak Bogor, polisi memetakan titik rawan kemacetan.

Kepolisian Resor (Polres) Bogor menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk mengurai potensi kemacetan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor.

Polisi memetakan tiga titik utama yang kerap menjadi sumber kepadatan lalu lintas saat akhir pekan dan musim liburan.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, kemacetan paling sering terjadi di Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan kawasan Pasar Cisarua.

“Titik-titik hambat utama sebenarnya hanya tiga, yaitu Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan Pasar Cisarua,” kata AKP Rizky dalam keterangan resmi, melansir Kompas.com.

Baca Juga: 11 Provinsi Masih Ada Pemutihan Pajak Kendaraan 2025, Segera Lunasi Tunggakan

Rizky menjelaskan, kepadatan di Simpang Pasir Muncang dipicu oleh penyempitan lajur kendaraan dari semula 12 meter menjadi sekitar 6 meter bagi kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Ciawi atau dari arah Jakarta menuju Puncak.

Kondisi tersebut diperparah oleh aktivitas angkutan kota, perpotongan arus kendaraan, serta parkir di bahu jalan di sekitar minimarket dan restoran.

Titik rawan berikutnya berada di Simpang Megamendung.

Di lokasi ini, kemacetan kerap terjadi akibat keluar-masuk kendaraan pada jalur sempit, perpotongan arus lalu lintas, serta penyempitan badan jalan dari sekitar 10 meter menjadi 7 meter.

“Banyak pedagang menggunakan bahu jalan dan kendaraan umum berhenti sembarangan, sehingga menambah hambatan lalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, kepadatan di kawasan Pasar Cisarua disebabkan tingginya aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain kondisi jalan yang sempit, kendaraan yang berhenti tidak pada tempatnya dan intensitas penyeberangan pejalan kaki turut memperlambat arus lalu lintas.

“Banyak juga masyarakat yang menyeberang jalan sehingga memperlambat arus kendaraan,” katanya.

Baca Juga: Bahan Modifikasi Murah, TVS Apache 160 Buka Harga Rp 800 Ribu

Untuk mengantisipasi kemacetan di tiga titik tersebut, Polres Bogor menyiapkan berbagai langkah penanganan.

Upaya yang dilakukan meliputi penempatan personel pengatur lalu lintas, pemasangan traffic cone dan water barrier untuk kanalisasi kendaraan, hingga penerapan rekayasa lalu lintas.

“Termasuk rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (oneway) juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan,” ujarnya.

Polisi juga mengimbau pengendara dari arah Jakarta yang hendak menuju Cianjur atau Bandung agar memanfaatkan ja

Pada libur Natal, lonjakan diperkirakan terjadi pada 24–26 Desember 2025, sedangkan pada perayaan Tahun Baru diprediksi berlangsung pada 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular