MOTOR Plus-online.com - Saat ini masih masuk musim hujan, pemilik motor harus berhati-hati.
Siapkan perlengkapan seperti jas hujan dan tidak berteduh di bawah flyover karena bisa menyebabkan kecelakaan.
Namun yang paling penting adalah perhatikan kondisi motor, khususnya pada empat bagian ini.
Hal ini dikatakan pakar safety riding untuk pengendara motor saat berkendara di musim hujan.
Oke Desiyanto, Senior Instruktur Safety Riding Astra Motor Jawa Tengah, menegaskan bahwa keselamatan adalah hasil dari persiapan yang baik.
"Keselamatan tidak datang secara kebetulan, melainkan hasil dari persiapan dan kewaspadaan," ungkap Oke dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut Oke pun menjabarkan bahwa ada sejumlah hal yang perlu dicek dari motor untuk menghadapi musim hujan.
1. Ban Motor
Baca Juga: Libur Nataru Mau ke Yogyakarta, Ini Daftar Lokasi Rawan Macet
Ban adalah satu-satunya bagian motor yang bersentuhan langsung dengan aspal.
Saat hujan, jalan menjadi licin, dan kondisi ban sangat menentukan keselamatan, maka pastikan alur tapak ban masih tebal.
Alur ban ini berfungsi membuang air, mencegah motor mengalami aquaplaning (melayang di atas genangan air).
Jika kembangan ban sudah tipis, traksi akan berkurang dan motor jadi mudah tergelincir.
Selain kondisi fisik ban, pastikan juga tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan.
Tekanan yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa mengurangi area kontak ban dengan aspal, meningkatkan risiko tergelincir.
2. Sistem Pengereman
Saat hujan dan kondisi jalan licin, jarak pengereman akan lebih panjang.
Karena itu, sistem rem harus berfungsi dengan baik.
Baca Juga: Harga Bekas Masih Tinggi, Siapkan Rp 7 Juta Bisa Bawa Pulang Honda Scoopy 2019
Salah satu yang harus diperiksa dari rem ada pada bagian kampas remnya.
Periksa ketebalan kampas rem depan dan belakang, ganti jika sudah menipis agar daya pengereman tidak berkurang dan tidak merusak cakram atau tromol.
Selain kampas rem, kondisi minya rem juga tak boleh luput dari perhatian.
Periksa volume minyak rem, dan jika warnanya sudah gelap segera ganti karena menandakan minyak rem sudah terkontaminasi dan bisa membuat kinerja rem kurang maksimal.
3. Lampu dan Kelistrikan
Pastikan semua lampu berfungsi normal, termasuk lampu depan (dekat dan jauh), lampu rem, dan lampu sein.
Jika headlamp bisa membantu kita melihat dengan jelas di tengah hujan, lampu belakang termasuk sein bisa membantu kita terlihat oleh pengendara lain di tengah hujan. Terutama saat kita memberi sinyal untuk bermanuver, seperti berbelok atau mengerem.
Selain itu pastikan semua kabel kelistrikan motor terbungkus rapi dan tidak ada yang terkelupas untuk menghindari korsleting akibat air.
4. Rantai dan Gir
Khusus pengguna motor bertransmisi, antai dan gir adalah part yang rentan karat dan aus saat terkena air dan lumpur.
Lumasi rantai secara rutin dengan pelumas khusus untuk mengurangi gesekan dan melindunginya dari air.
Selain itu kebersihannya juga mesti kita jaga usai dipakai menerjang hujan agar lebih awet.
Oke mengingatkan bahwa jalan yang basah adalah ujian bagi motor dan keterampilan berkendara.
"Motor yang tidak disiapkan sama saja dengan pergi ujian tanpa persiapan. Jadi, investasikan waktu untuk perawatan rutin demi keselamatan dan kenyamanan Anda. Motor yang terawat adalah motor yang aman," tutupnya.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR