MOTOR Plus-online.com - Sebagai ajang balap motor paling bergengsi di dunia, selalu ada hal menarik di MotoGP.
Ritual wajib pembalap MotoGP selalu ngerem keras sebelum balapan, ternyata ini tujuannya.
Pengereman keras sampai roda belakang terangkat ini terlihat selalu dilakukan pembalap MotoGP sebelum sampai di grid start.
Bukan untuk pamer kemampuan, ternyata ini menjadi ritual penting yang harus dilakukan pembalap agar start bisa lebih mulus dan cepat.
Pengereman keras yang dilakukan ini ternyata untuk mengaktifkan holeshot device yang ada di motor MotoGP.
Holeshot device adalah fitur yang membuat suspensi depan motor turun dan menjadi ceper ketika motor akan start.
Dikutip dari Box Repsol, tujuan utama dari holeshot device ini memang untuk membuat suspensi depan sependek mungkin ketika start.
Dengan begitu, center of gravity pada motor menjadi lebih rendah yang membuat banyak dampak positif ketika start.
Baca Juga: Tangki Motor MotoGP dan WSBK Diisi Bensin dan Spons, Terungkap Fungsinya
Seperti cengkraman ban ke aspal yang lebih kuat, dan ban depan yang tidak mudah terangkat (wheelie) ketika motor berakselerasi.
Berkat holeshot device, kecepatan motor berakselerasi ketika start bisa meningkat.
Penggunaan teknologi suspensi aktif di MotoGP sendiri dilarang, makanya untuk aktifkan holeshot device harus dilakukan secara manual oleh pembalap.
Caranya dengan memutar knob pengunci suspensi dan menekan suspensi hingga posisi terendah.
Makanya, pembalap melakukan pengereman keras sebelum sampai grid start untuk memudahkan mereka menekan sok depan hingga posisi terendah aktifkan holeshot device.
Untuk holeshot device ini sendiri akan tidak aktif secara otomatis setelah pembalap kembali melakukan pengereman keras.
Pengait yang menahan sok pada posisi rendah akan terlepas, dan Jarak bermain sok akan kembali normal.
Jadi bukan untuk gaya-gayaan, itu tadi tujuan para pembalap MotoGP mengerem keras sebelum balapan dimulai.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR