Saat kejadian Mega dan beberapa karyawannya sudah berusaha membantu pembelinya.
Mereka bareng-bareng keluar dan meneriaki maling.
Namun, pelaku lebih gesit menghilang setelah kabur ke gang sebelah, Jalan Kalilom Lor 1.
Mega menyebut, pelaku ada dua orang. Mereka datang ke toko boncengan naik sarana motor.
Motor milik pembelinya bukan dibawa kabur dengan keadaan on. Tapi didorong alias distut.
"Kata korban kunci motor itu sudah dimodif keyless, jadi tidak bisa dihidupkan, makanya motornya distut, tapi meski distut kaburnya bisa cepat” jelasnya.
Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV toko dan rumah lainnya.
Baca Juga: Bocoran Maling Motor di Jakarta Utara, Wilayah Ini Kendaraan Paling Mudah Dicuri
Dari rekaman tersebut, terlihat pelaku membantu rekannya saat membawa motor korban. Motor pelaku lainnya naik motor matic kuning keemasan. Namun sayang, nomor polisi kendaraan sarana tidak terlihat jelas.
”Kami mengejar pelaku sampai gang sebelah. Tapi pas sampai pojok, kami kehilangan jejak. Nggak tahu dia lari ke kanan atau ke kiri,” ujarnya.
Mega menyebut di Gang Kalilom I terekam kamera CCTV sempat jatuh. Diduga dua pelaku panik. Namun, dia menyayangkan warga yang melihat mengira itu hanya anak mabuk, sehingga tidak ada yang menahan. Sehingga pelaku bisa lolos.
Mega mengatakan pihaknya langsung melapor ke RT Kalilom Lor dan diteruskan ke Polsek Kenjeran.
Ironisnya, saat kejadian, pos hansip yang biasanya dijaga tampak kosong.
”Pas kejadian, ramai banget tapi sayangnya pos hansip pas kosong,” tambah Mega.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR