Ajat memberikan teladan dengan menggunakan sepeda menuju kantor sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi energi.
“Kalau menurut Bapak Bupati Bogor, kita melakukan efisiensi penggunaan BBM. Setiap hari Rabu, kita dianjurkan menggunakan transportasi umum, bisa juga bersepeda atau berjalan kaki,” ujar Ajat melansir laman resmi jabarprov.go.id.
Ia menyebut jarak rumah ke kantor sekitar 10 kilometer sehingga memungkinkan perjalanan dilakukan menggunakan sepeda sekaligus menjaga kesehatan.
“Kebetulan jarak rumah saya ke kantor sekitar 10 kilometer, sehingga ini bisa menjadi kebiasaan baik. Selain hemat energi, juga menyehatkan,” kata Ajat.
Ajat juga menyampaikan pengalaman berjalan kaki menuju rapat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebagai bentuk pelaksanaan kebijakan pimpinan daerah.
“Ya, tadi kita ke kantor naik sepeda, kemudian mencoba ke rapat di DPRD dengan berjalan kaki. Ini bagian dari kebijakan yang sudah diterapkan. Tentunya kita harus menghormati dan melaksanakan apa yang menjadi kebijakan Bapak Bupati,” ujar Ajat.
Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak luas dalam menghemat energi serta mendorong perubahan kebiasaan masyarakat.
Baca Juga: Pemilik Kendaraan Bingung SPBU Shell Masih Kosong, Plang Harga Rp 0
“Mudah-mudahan ini menjadi langkah kecil yang berdampak besar, baik secara global maupun lokal. Kita harus mulai berpikir bagaimana persoalan energi dunia bisa kita jawab dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ajat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal menyampaikan gerakan ini menjadi contoh penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan di kalangan aparatur.
“Gerakan ini menjadi langkah nyata ASN dalam mendukung kebijakan efisiensi energi, sekaligus memberikan contoh positif dalam penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujar Bambang.
Pelaksana tugas Camat Sukaraja Rahmawati Aries menyatakan penerapan kebijakan tersebut di tingkat kecamatan berjalan baik dan mendapat respons positif dari pegawai.
“Langkah ini diharapkan mampu menjaga produktivitas kerja ASN, sekaligus berkontribusi dalam penghematan energi dan pengelolaan sumber daya yang lebih efektif,” ujar Rahmawati.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan konsumsi bahan bakar sekaligus mendorong aparatur menjalankan gaya hidup hemat energi dan berkelanjutan.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR