Penerapan sistem satu arah di Jalur Puncak tidak dilakukan secara tetap, melainkan melihat lonjakan volume kendaraan, baik dari arah Jakarta menuju Puncak maupun sebaliknya.
Kebijakan ini dilakukan guna mengurai kepadatan yang kerap terjadi, terutama di masa libur panjang seperti Lebaran.
Petugas akan memprioritaskan kelancaran arus kendaraan berdasarkan kondisi real-time di lapangan.
Selain pengaturan arus, Satlantas Polres Bogor juga mewaspadai sejumlah titik rawan kemacetan di sepanjang Jalur Puncak.
Beberapa titik yang menjadi perhatian di antaranya berada di kawasan persimpangan Pasir Muncang, Megamendung, hingga Pasar Cisarua.
“Untuk itu Polres Bogor beserta Polda Jawa Barat dan Mabes Polri kami menggelar 250 personel yang tersebar di 22,5 km jalur Puncak untuk mengantisipasi terjadinya crossing kendaraan maupun hambatan-hambatan yang memperlambat arus kendaraan,” tandasnya.
Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, masyarakat diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memantau informasi terkini terkait kondisi lalu lintas.
Pengendara juga diharapkan mematuhi arahan petugas di lapangan agar perjalanan menuju kawasan Puncak tetap aman dan lancar di tengah tingginya mobilitas libur Lebaran.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR