MOTOR Plus-online.com - Konflk yang terjadi di timur tengah sedikit banyak mempengaruhi berbagai sektor.
Tidak terkecuali dengan Indonesia, beberapa produsen kendaraan buka suara terkait perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat dan Israel.
Polytron, sebagai salah satu brand kendaraan listrik (electric vehicle) turut buka suara.
Proses ekspor impor sparepart atau barang untuk kebutuhan perakitan motor bisa mengalami gangguan imbas konflik tersebut.
Namun demikian, sampai saat ini Polytron EV sama sekali tidak mengalami pengaruh.
Hal ini disampaikan Ilman Fachrian Fadly yang menjabat sebagai Head of Group EV 2-Wheels Polytron.
"Belum ada ya, proses perakitan atau produksi kendaraan listrik Polytron baik motor maupun mobil masih berjalan lancar. Belum ada pengaruhnya dari hal tersebut (konflik timur tengah)," tegasnya kepada MOTOR Plus, baru-baru ini di Jakarta.
Namun demikian, Ilman mengaku tidak mengetahui apakah produsen atau pabrikan lain terkena dampak dari konflik timur tengah tersebut.
Baca Juga: Dibekali Teknlogi Giroskop Kelas Dunia, Omo X Motor Listrik Anti Jatuh
"Tidak tahu. Tapi yang jelas di kami (Polytron) untuk semua proses produksi dan pengadaan barang masih berjalan lancar," tambahnya.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR