Peta akan menampilkan titik genangan dengan kode warna berbeda sesuai kedalaman air, sehingga pengendara bisa memperkirakan tingkat risikonya.
Untuk mendapat aplikasi tersebut, pengguna Android bisa mengunduh lewat link https://play.google.com/, sementara untuk pengguna iOS melalui link berikut https://www.apple.com/id/app-store/
2. Situs Resmi BPBD DKI Jakarta
BPBD DKI Jakarta juga menyediakan data banjir terkini melalui laman resmi InfoBanjir.
Di dalamnya terdapat informasi jumlah RT terdampak, wilayah tergenang, hingga tinggi muka air di pos pantau.
Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat mengakses peta banjir Jakarta serta laporan data banjir per jam, yang menampilkan sebaran genangan mulai dari tingkat RT hingga ruas jalan utama.
Peta banjir Jakarta: https://bpbd.jakarta.go.id/infobanjir Laporan data banjir per jam: https://bpbd.jakarta.go.id/kategori-berita/Tm9tVGdPOHdIeTh0ZzFTRTVJTWRvQT09/berita-harian
3. Google Maps
Selain navigasi, Google Maps kerap menampilkan laporan pengguna terkait banjir atau hambatan jalan, yang ditandai dengan ikon peringatan.
Baca Juga: Stop Bayar Pajak Makin Ramai, Pemprov Jateng Langsung Turun Tangan
Aplikasi ini juga secara otomatis menyarankan rute alternatif jika jalur utama terdeteksi bermasalah.
Link: https://www.google.com/maps
4. Peta Pantau Banjir Jakarta
Pemprov DKI Jakarta menyediakan akses CCTV publik yang dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi lalu lintas dan ruas jalan secara langsung.
Melalui tayangan kamera ini, masyarakat bisa melihat kondisi aktual di lapangan, termasuk tinggi genangan air, kepadatan kendaraan, hingga apakah suatu jalur masih bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Link: https://smartcity.jakarta.go.id/id/blog/pantau-lalu-lintas-dan-keamanan-dengan-cctv-jakarta
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR