Gerakan Stop Bayar Pajak, Waspada Data Registrasi Kendaraan Dihapus

Ahmad Ridho - Kamis, 19 Februari 2026 | 10:45 WIB
Istimewa
Beredar ajakan 'Stop Bayar Pajak' di Jawa Tengah akibat penerapan opsen tarif pajak makin mahal.

MOTOR Plus-online.com - Ajakan Stop Bayar Pajak ramai di Jawa Tengah akibat penerapan opsen.

Warga merasa kenaikan tarif pajak terlalu membebani, akibatnya muncul seruan seperti di atas.

Tapi, waspada jika tidak membayar pajak maka data kendaraan akan dihapus.

Gerakan “stop bayar pajak” di Jawa Tengah merupakan ajakan dari sebagian masyarakat di media sosial untuk menunda atau tidak membayar pajak kendaraan bermotor sebagai bentuk protes.

Gerakan ini muncul setelah banyak warga mengeluhkan kenaikan nominal pajak kendaraan pada 2026.

Mereka merasa beban pajak tiba-tiba melonjak, terutama setelah adanya tambahan opsen pajak daerah.

Sebagian masyarakat menilai kebijakan tersebut memberatkan, sehingga muncul seruan boikot pembayaran pajak sebagai bentuk tekanan agar pemerintah meninjau ulang aturan yang dianggap tidak berpihak pada warga.

Terlepas dari itu, membiarkan kendaraan menunggak pajak cukup berisiko karena akan membuat masyarakat berurusan dengan hukum.

Baca Juga: Seliter Pertalite Tembus 63 Km, Honda BeAT Tahun 2015 Dilelang Murah

Azas Tigor Nainggolan, Wakil Ketua Forum Warga Kota (FAKTA) Indonesia, sekaligus Pengamat Kebijakan Transportasi mengatakan masyarakat boleh saja menyerukan “stop bayar pajak” sebagai protes kepada pemerintah.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular