MOTOR Plus-online.com - Mendadak viral seruan stop membayar pajak kendaraan di Jawa Tengah.
Kenaikan pajak kendaraan akibat opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dinilai memberatkan warga.
Seruan untuk stop membayar pajak ini viral di media sosial.
Tak sedikit di antara warga Jawa Tengah menyatakan untuk stop membayar pajak pada tahun ini dan memilih untuk menunggu pemutihan pajak.
Terkait viralnya gerakan masyarakat Jawa Tengah untuk stop membayar pajak, beberapa pejabat yang diminta konfirmasi justru menghindar.
Melansir Tribunjateng.com, pejabat yang dimintai komentar terkait hal tersebut justru kabur dan memilih bungkam.
Beberapa pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng enggan menanggapi soal pungutan pajak opsen ini dan kenaikan tarif pajak BBNKB.
Kepala Bapenda Jateng, Muhammad Masrofi misalnya yang berkaitan langsung terkait dengan pajak pun enggan merespon.
Baca Juga: Sering Jadi Tempat Selfie Pengunjung IIMS 2026, Motor Balap Honda Bisa Dibeli?
Hal yang sama diungkapkan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jateng, Hanung Triyono.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR