Persiapan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Pekalongan Kota Kedepankan Tindakan Ini

Ahmad Ridho - Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:09 WIB
Humas Polri
Razia gabungan Operasi Keselamatan 2026 akan digelar serentak di selutuh Indonesia selama dua pekan ke depan.

MOTOR Plus-online.com - Persiapan digelarnya razia gabungan Operasi Keselamatan 2026 serentak di seluruh Indonesia.

Salah satunya adalah Operasi Keselamatan Candi 2026 yang akan dilaksanakan Polres Pekalongan Kota.

Dalam penerapan Operasi Keselamatan 2026 nanti, akan ada dua tindakan untuk pelanggar lalu lintas.

Melansir laman resmi pekalongankota.go.id, untuk menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, Polres Pekalongan Kota secara resmi menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Candi 2026.

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Wicaksana Laghawa pada Kamis (29/1/2026).

Latpraops ini menjadi langkah krusial Polri dalam menyamakan persepsi, strategi, dan kesiapan personel sebelum terjun langsung ke lapangan.

Mengusung tema "Melalui Latihan Pra Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan Sandi Keselamatan Candi 2026, Kita Wujudkan Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Candi 2026", kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam arahannya, Kapolres AKBP Riki Yariandi menekankan bahwa, Operasi Keselamatan Candi 2026 bukan sekadar penegakan hukum, melainkan upaya edukasi secara masif.

Baca Juga: Fakta Terungkap, Motor Matic Pakai Keyless Tetap Bisa Dibobol Maling

Kapolres menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.

“Setiap personel harus memahami SOP yang ada secara mendalam. Utamakan kegiatan yang bersifat edukatif dan persuasif. Jaga semangat serta tunjukkan totalitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas AKBP Riki di hadapan para Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek beserta jajarannya.

AKBP Riki menambahkan bahwa, keberhasilan operasi ini diukur dari meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunnya angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota.

Mengingat kondisi geografis dan cuaca di wilayah Pekalongan, Kapolres juga memberikan atensi khusus terkait potensi bencana hidrometeorologi.

Pihaknya mengingatkan jajarannya untuk waspada terhadap potensi banjir yang dapat melumpuhkan arus lalu lintas.

“Kita harus belajar dari kejadian sebelumnya. Siapkan langkah antisipatif jika terjadi banjir yang memicu kepadatan arus. Rekayasa lalu lintas harus sudah dipetakan dengan matang agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tidak terganggu,” imbuhnya.

Operasi Keselamatan Candi 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini sekaligus menjadi "pemanasan" dan deteksi dini sebelum Polri memasuki Operasi Ketupat Candi 2026 (pengamanan Idul Fitri).

“Kami memprediksi adanya peningkatan mobilitas masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Oleh karena itu, pengecekan kelaikan kendaraan (ramp check), sosialisasi ke sekolah-sekolah, hingga penertiban pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan akan menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular