Setiap detail didesain ulang agar mampu bersaing di level tertinggi dan memperkuat posisi Aprilia Racing sebagai salah satu protagonis MotoGP.
Seluruh area motor mengalami peningkatan, mulai dari aerodinamika yang semakin disempurnakan, arsitektur sasis, hingga sektor elektronik dan mesin V4 yang dikembangkan secara ekstensif pada setiap komponen yang tidak dibatasi oleh regulasi kejuaraan.
Tim teknis di Noale yang dipimpin oleh Fabiano Sterlacchini menghadapi tantangan baru ini dengan tetap setia pada DNA mereka, sekaligus mengembangkan motor yang menjadikan inovasi sebagai fondasi utama dari visi mereka.
RS-GP26 juga menjadi evolusi terakhir dari sebuah siklus teknis yang telah menghadirkan motor-motor tercepat dalam sejarah MotoGP, berkat aerodinamika ekstrem, ride height devices, serta mesin 1000cc yang tidak lagi diperbolehkan oleh regulasi teknis mulai 2027.
Dengan alasan tersebut, RS-GP26 akan menjadi prototipe tercepat yang pernah dibangun dalam sejarah Aprilia Racing.
Marco Bezzecchi dan Jorge Martín akan terus didukung oleh tim yang solid dan kompak, dengan dukungan official tester Lorenzo Savadori serta Trackhouse MotoGP Team yang diperkuat oleh Raúl Fernández dan Ai Ogura.
Proyek Trackhouse, yang dirancang sebagai strategic partner dan bukan sekadar tim satelit, terus menjadi sumber daya penting dalam pengembangan berkelanjutan RS-GP, dengan menyediakan data berharga serta berkontribusi dalam proses inovasi.
Baca Juga: Motor Matic Mendadak Mogok Saat Hujan Deras, Obatnya Cuma Rp 15 Ribu
MARCO BEZZECCHI
“Saya senang akhirnya bisa kembali membicarakan motor. Saya sudah tidak sabar untuk memulai dan memang masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, meskipun sebenarnya kami tidak pernah benar-benar berhenti. Di Noale, seluruh tim bekerja dengan sangat intens dan saya juga terus menjalani latihan. Motivasi saya sangat tinggi dan saya tidak sabar untuk menikmati setiap momen di atas motor. Penutup musim 2025 terasa sangat positif dan itu semakin meningkatkan kepercayaan diri kami. Targetnya adalah memulai musim dengan cara terbaik sejak awal dan terus bekerja dengan baik.”
JORGE MARTÍN
“Setelah pengalaman kami tahun lalu bersama Aprilia dan tes yang sangat penting di Valencia, target kami sekarang adalah terus berkembang bersama. Saya yakin akan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di awal musim, namun kami sudah sangat memahami area mana yang perlu ditingkatkan. Ini akan menjadi tahun di mana saya ingin kembali bertarung di posisi teratas dan meraih kemenangan. Begitu kondisi saya kembali 100% fit, kami akan siap menghadapi apa pun.”
LORENZO SAVADORI
“Saya sudah tidak sabar menyambut 2026. Tujuan utama kami adalah terus meningkatkan motor, melanjutkan pekerjaan dan arah pengembangan yang telah dimulai pada 2025, agar Aprilia bisa tampil konsisten di barisan depan. Saya akan turun di beberapa seri sebagai wild-card sepanjang musim, dan saya akan memberikan segalanya untuk berkontribusi dalam pengembangan RS-GP26. Selain itu, sekitar bulan April, kami juga akan mulai bekerja dan mengembangkan motor dengan fokus ke 2027.”
MASSIMO RIVOLA, CEO APRILIA RACING
“Kami menghadapi musim 2026 dengan pemahaman yang jelas tentang siapa kami dan ke mana arah yang ingin kami tuju. Kami datang dari musim 2025 yang solid, yang membawa kami ke level kompetitivitas yang sangat tinggi, dan sekarang targetnya adalah bertarung di setiap balapan. Di garasi, kami akan menjalani dua jalur yang berbeda. Di satu sisi, kami ingin melanjutkan level performa yang sama seperti yang kami capai bersama Marco di akhir musim lalu, dan di sisi lain, kami akan banyak membangun bersama Jorge. Kami sangat percaya pada RS-GP26 dan yakin motor ini memiliki potensi besar, begitu pula para pembalap kami.”
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR