MOTOR Plus-online.com - Ternyata banyak masalah yang muncul pada motor matic usai menerobos banjir.
Segera servis bagian ini, setelah motor dipaksa melewati banjir.
Harus diingat, motor matic yang habis menerjang banjir dianjurkan langsung servis CVT.
Pemotor yang terpaksa terobos banjir cukup tinggi sebaiknya segera lakukan servis bagian CVT.
Soalnya, bisa saja air dari banjir masuk ke dalam area CVT.
"Jika ada air yang masuk ke area CVT, terutama di area sekitar tapak kampas ganda bisa membuat motor matic jadi slip," ucap Pardiman, Kepala Mekanik Takutic Motor di Jalan Kebagusan Raya No.4, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melansir GridOto.com.
Gejala slip pada motor matic sehabis terobos banjir ditandai dengan meningginya rpm namun motor tidak bisa melaju akibat kampas ganda slip.
Baca Juga: Ahwin Sanjaya, Mantan Pembalap AHRT Meninggal Kecelakaan di Sumatera Cup Prix 2025
Biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya saat air di dalam CVT mulai kering.
Namun, selain bisa bikin slip CVT, banjir ternyata juga bisa merusak komponen CVT terutama jika airnya mengandung kotoran.
"Kalau air bekas banjir yang ada di area CVT dibiarkan dapat menimbulkan karat," lanjut Pardiman.
Oleh karena itu disarankan untuk segera servis CVT setelah terpaksa menerobos banjir dengan motor matic.
"Caranya dengan membongkar semua komponen CVT, terutama untuk komponen di pulley depan dan pulley belakang," kata Pardiman.
"Setelah itu dibersihkan dengan bensin agar tidak karat," tutupnya.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR