MOTOR Plus-online.com - Banyak cara dilakukan pemilik bengkel untuk mendongkrak performa motor.
Ada anggapan menyilang bobot roller motor matic jadi salah satu solusinya.
Ternyata jika itu dilakukan hanya membuang duit menurut mekanik bengkel.
Menyilang bobot roller pada CVT motor matic lumrah dilakuan.
Beberapa mekanik menyilang bobot roller yang enteng dengan yang bobot lebih berat.
Dengan menyilang bobot roller dipercaya membuat akselerasi enteng, tapi tidak memotong top speed terlalu banyak.
Menyilang roller bobot yang enteng dengan berat malah tidak disarankan.
"Motor itu membacanya berat total dari keseluruhan roller, bukan satu per satu" buka Bhakti David Darmaji, Operational Manager bengkel One Garage melansir GridOto.
Baca Juga: Negosiasi dengan Pertamina Lancar, Shell Segera Jualan BBM Lagi
"Sehingga dengan menyilang roller ini hanya sia-sia bahkan membuat roller jadi enggak awet," tambahnya.
Menyilang bobot roller hanya membuat usianya jadi singkat.
"Berdasarkan pengalaman di bengkel, roller yang bobotnya paling berat akan lebih cepat habis," kata Mekanik yang akrab disapa BangWok ini.
"Karena roller itu menanggung kerja yang lebih berat," tambahnya.
Umumnya, bengkel akan menyilang 3 roller enteng dengan 3 roller yang lebih berat.
"Selain itu, gerak roller yang bobotnya lebih enteng juga enggak maksimal," lanjutnya lagi.
"Efeknya roller hanya mengikis bagian atau jalur roller saja," tutupnya.
Bangwok lebih menyarankan agar penggunaan roller dengan bobot yang sama secara merata di CVT motor matic.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR