Motor Matic Standar Dipaksa Pakai Per CVT Terlalu Keras, Efeknya Bisa Begini

Ahmad Ridho - Minggu, 23 November 2025 | 08:00 WIB
GridOto
Motor matic kondisi standar pakai per CVT keras.

MOTOR Plus-online.com - Komponen atau part pada motor memiliki usia pakai, ganti jika mulai aus atau rusak.

Salah satunya adalah bagian CVT motor matic yang memiliki beberapa komponen penting.

Motor matic yang kondisinya masih standar pakai per CVT terlalu keras akan berakibat seperti ini.

Pemilik motor kadang sering melakukan eksperimen yang malah bikin rugi.

Jika dipasangkan pada spesifikasi mesin yang tidak sesuai per CVT motor matic terlalu keras akan berpengaruh pada performa.

Di pasaran sendiri banyak dijual per CVT aftermarket dengan beragam tingkat kekerasan.

Mulai dari 1.000 RPM lalu 1.500 RPM sampai 2.000 RPM.

Semakin tinggi angkanya maka semakin keras per CVT tersebut dan tidak disarankan untuk motor yang speknya masih standar pabrikan.

Baca Juga: Indomobil eMotor Sprinto Resmi Meluncur di GJAW 2025, Jarak Tempuh 110 Km Dijual Cuma Segini

"Per CVT yang keras itu cocoknya untuk mesin yang sudah upgrade," buka Ryan Fasha ini pemilik bengkel K.1 Garage di Jalan Mas Indah 14 Perum Papan Mas Blok G40 No.6, Bekasi, Tambun, mengutip GridOto.com.

"Motor matic standar itu kekerasannya paling 1.000 RPM atau bahkan tidak sampai," lanjut Ryan sapaan akrabnya. Ketika per CVT semakin keras, maka butuh dorongan yang lebih kuat dari roller dan juga v-belt untuk mendorong atau membuka pulley belakang.

"Efeknya tentu motor jadi tidak mau lari jika kondisi mesin masih standar," ujarnya lagi.

"Kalau pulley belakang sulit terbuka karena per CVT terlalu keras, mesin motor hanya meraung saja tapi akselerasinya loyo," tegasnya.

Selain itu karena roller dan v-belt kerjanya lebih berat, dua part itu jadi rawan atau cepat aus.

"Kita anjurkan penggunaan per CVT disesuaikan dengan kebutuhan dan sesuai dengan spesifikasi mesin," tutupnya.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular