Hanya Jual Shell V-Power Diesel, Begini Penjelasan Pihak Shell Indonesia

Ahmad Ridho - Kamis, 13 November 2025 | 08:00 WIB
Kontan.co.id
Hanya jualan Shell V-Power Diesel, pembahasan business-to-business (B2B) terkait pasokan impor base fuel sedang berlangsung.

MOTOR Plus-online.com - Hanya jual Shell V-Power Diesel, begini penjelasan pihak Shell Indonesia.

Sudah dua bulan berlalu, stok BBM di SPBU Shell masih kosong sampai sekarang.

Berbagai upaya terus dilakukan pihak Shell Indonesia untuk memastikan stok BBM kembali normal.

Disaat stok BBM di SPBU Shell dan Vivo masih kosong, tidak demikian dengan SPBU BP-AKR.

SPBU warna hijau itu sudah kembali menjual BBM dan melayani konsumennya.

Sementara itu, Shell Indonesia memastikan diskusi soal peluang impor bahan bakar dasar (base fuel) terus berlangsung demi menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell.

President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia Ingrid Siburian menyebut, hingga kini koordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya masih berlangsung.

Hal ini dilakukan demi memastikan produk BBM jenis bensin kembali tersedia di jaringan SPBU Shell sesegera mungkin sesuai dengan standar keselamatan operasional dan standar bahan bakar berkualitas tinggi Shell secara global.

Baca Juga: Fakta Terungkap, Polisi Tidak Bisa Tilang Kendaraan yang Pajaknya Mati?

Pembahasan business-to-business (B2B) terkait pasokan impor base fuel sedang berlangsung,” ungkap Inggrid melansir Kontan.co.id.

Di luar itu, Inggrid memastikan jaringan SPBU Shell tetap melayani pelanggan dengan produk BBM Shell V-Power Diesel serta produk dan layanan lainnya, termasuk Shell Select, Shell Recharge, bengkel, dan pelumas Shell.

Shell sudah mengalami kelangkaan bensin sejak Agustus 2025, dengan kisaran 200 SPBU di Pulau Jawa mengalami stock out dan hanya menjual solar.

Sebelum itu terjadi, Shell telah lebih dulu mengajukan penambahan kuota impor BBM pada Juni 2025.

Sayangnya, Kementerian ESDM membatasi kuota impor maksimal 110% dari penjualan 2024, yang mana kuota tersebut telah digunakan seluruhnya.

Mengutip catatan Kontan, Shell membatalkan pembelian base fuel dari Pertamina akibat birokrasi internal yang menyebabkan proses negosiasi tak bisa dilanjutkan.

Kendati begitu, Shell masih aktif berkoordinasi dengan para stakeholder untuk memenuhi pasokan.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular