MOTOR Plus-online.com - Awas nyium aspal, ahli bagikan teknik mengerem di tikungan saat hujan.
Berkendara saat musim hujan rawan celaka jika tidak waspada atau hati-hati.
Salah satunya adalah mengendalikan motor atau mengerem saat di tikungan.
Jika tidak paham, bukan tidak mungkin motor akan tergelincir.
Teknik pengereman dan gaya berkendara juga harus diubah menyesuaikan kondisi jalan basah akibat hujan.
Demi keselamatan cara berkendara di jalan yang kering dan basah memang wajib dibedakan.
Pertama soal cara melibas tikungan di jalan yang basah atau tergenang air.
Ada beberapa hal yang diharamkan karena traksi atau cengkraman ban ke aspal juga pasti berkurang.
Baca Juga: Dijual Rp 16 Juta, Motor Listrik Honda Terbaru Dibekali Rem ABS Jarak Tempuh 92 Km
"Jangan miring saat menikung di jalan basah. Otomatis kecepatan juga harus rendah. Hindari juga mengubah kecepatan dengan ekstrim saat menikung," Johanes Lucky, Training Development PT Astra Honda Motor (AHM) mengutip GridOto.com.
Untuk proses pengereman, usahakan dilakukan sebelum masuk tikungan saat kondisi motor masih tegak.
Pasalnya, posisi roda depan saat menikung tidak lurus, besar kemungkinan untuk kehilangan grip saat direm.
Selain itu, trik menikung di jalan basah harus hindari perpindahan gigi persneling saat menikung di kondisi hujan.
Sebab, perpindahan gigi bisa memunculkan perubahan kecepatan yang cukup signifikan.
Ini juga berpengaruh dengan daya cengkram ban ke aspal. Bukan cuma badan, posisi lutut juga harus masuk mengapit motor jangan keluar seperti pembalap.
Tujuannya, dengan mengapit motor kaki bisa membantu untuk menjaga keseimbangan.
Jika terjadi hal yang tidak diinginkan posisi kaki juga bisa lebih aman.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR