MOTOR Plus-online.com - Sampai saat ini stok BBM Shell masih kosong, belum diketahui kapan kembali normal.
Sementara itu, Pertamina sudah menawarkan agar Shell membeli base fuel dari mereka.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tidak menambah kuota impor bahan bakar untuk para Badan Usaha penyedia BBM swasta, melainkan menawarkan pembelian base fuel melalui Pertamina.
Namun, Shell Indonesia masih belum memutuskan untuk membeli base fuel tersebut.
President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya belum memutuskan pembelian base fuel dari Pertamina.
"Pertamina bersedia menyediakan produk dalam bentuk base fuel dan kami sangat mengapresiasi hal tersebut. Saat ini kami masih dalam pembahasan b to b sesuai dengan anjuran dari Bapak Menteri, terkait pasokan impor base fuel saat ini sedang berlangsung," ujar Ingrid, saat Rapat Dengar Pendapat Komisi XII DPR RI, Rabu (1/10/2025), mengutip Kompas.com.
Susi Hutapea, Vice President Corporate Relations, Shell Indonesia, mengatakan, pihaknya mengusulkan kepada Pertamina untuk menjaga kepastian terhadap tiga aspek.
"Pertama adalah aspek mutu atau standar. Kedua, aspek komersial. Ketiga, aspek operasional," ujar Susi.
Baca Juga: SPBU Shell, BP-AKR dan Vivo Terancam Tidak Bisa Jualan BBM Sampai Akhir Tahun 2025
"Jadi, jangan dimasukkan dalam penerapan itu ya. Jadi, jangan dimasukkan tentang etanol atau apa, karena itu kan sangat spesifik ke perusahaan. Itu tidak terjadi di kami, (tapi) terjadi di AKR, nanti yang terjadi di Vivo mungkin juga tidak terjadi di kami," kata Susi.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR