MOTOR Plus-online.com - Valentino Rossi mengaku salah satu pembalap paling berbahaya (rival berat) di MotoGP bukan Marc Marquez.
Rider asal Italia itu kembali datang ke Indonesia untuk menyapa para penggemarnya di Jakarta.
Kehadiran legenda MotoGP itu sekaligus untuk menghadiri acara Pertamina Enduro VR46 Racing Team, yang memperlihatkan livery khusus untuk MotoGP Mandalika di Cinepolis Senayan Park, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025).
Sebelum berangkat ke Mandalika untuk menyaksikan balap MotoGP Indonesia, akhir pekan ini, Rossi sempat mengakui siapa pembalap paling berbahaya selama karirnya.
Ternyata rival paling kuat di balap MotoGP sepanjang perjalanan karirnya bukan Marc Marquez.
Mantan pembalap tim Yamaha itu menyebut mantan rekan setimnya di Yamaha yakni Jorge Lorenzo, sebagai rival terkuat selama keduanya aktif di lintasan balap MotoGP.
Rossi menyampaikan, sepanjang karirnya telah menemui sejumlah rival kuat seperti Casey Stoner, Max Biaggi, Dani Pedrosa, hingga Jorge Lorenzo.
Rossi mengaku, Jorge Lorenzo menjadi lawan terkuat karena berada di satu tim untuk perebutan gelar juara dunia.
Pernyataan itu terucap disela-sela launching livery khusus untuk MotoGP Mandalika di Cinepolis Senayan Park, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025).
Baca Juga: Valentino Rossi Jadi Saksi Peluncuran Livery Khusus Pertamina Enduro VR46 Racing Team
"Ada banyak pembalap seperti Stoner, Lorenzo, Biaggi, Pedrosa. Sangat sulit mengatakan satu pembalap," kata Rossi.
"Mungkin Lorenzo, karena berada di satu tim yang sama dalam jangka waktu lama, ini bukan sebuah rival tim namun juga sebuah kisah cinta," sambungnya.
Valentino Rossi resmi gantung wearpack alias pension dari MotoGP akhir tahun 2021 lalu.
Balapan terakhir yang dijalaninya pada seri terakhir di MotoGP Valencia, Spanyol pada 14 November 2021.
Rossi pension di usia 42 tahun dan tim terakhir yang dibela adalah Petronas Yamaha (tim satelite Yamaha).
Sementara prestasi juara dunia yang ditorehkannya di balap MotoGP terjadi pada tahun 2002, 2003, 2004, 2005.2008 dan 2009.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR