MOTOR Plus-online.com - Sampai saat ini stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Shell masih kosong.
Sebuah SPBU Shell di Tangerang Selatan mendadak jadi sorotan karena memasang banner pijat refleksi.
Untuk tarifnya, dari banner tersebut ditulis Rp 1.000 per menit.
Keberadaan banner ini memancing rasa penasaran warga, bahkan ada pelanggan yang datang menanyakan langsung kepada petugas.
Salah satu petugas SPBU, Yeni (bukan nama sebenarnya), mengatakan bahwa ada customer yang datang khusus menanyakan layanan tersebut.
"Iya tadi malam saya ketemu sama customer mau pijat refleksi juga. Dia datang ke sini. Terus dia nanya, 'bener enggak mba? Soalnya spanduknya ada'," ujar Yeni dikutip dari Kompas.com.
Yeni menambahkan, ia kemudian menghubungi atasannya untuk memastikan, namun memilih menolak permintaan layanan pijat refleksi itu.
"Saya telpon ke atasan saya, 'pak ini gimana? Ada yang mau pijat refleksi tapi saya tolak'. Langsung saya arahin pijat refleksi yang di belakang," ucap dia.
Baca Juga: Miris Imbas BBM Shell Kosong, Pegawai Jualan Kopi dan Makanan Ringan di Depan SPBU
Menurut Yeni, layanan pijat refleksi bagi pelanggan laki-laki akan membuatnya merasa risih.
"Kalau laki-laki agak risih mm. Kalau cuma kaya nepok aja kan biasa ya, terus juga udah kenal kalo sama karyawan sini. Tapi kalau enggak kenal gimana ya," jelasnya.
Meski demikian, Yeni menyebut pernah mendengar kabar bahwa ada karyawan yang bisa memberikan pijat refleksi, namun dirinya tidak mengetahui siapa yang dimaksud.
"Katanya sih ada (karyawan yang bisa pijat), tapi saya enggak tahu siapa. Soalnya kan sebagian dari kita itu ada yang dirumahkan," tambahnya.
Sebelumnya, spanduk “pijat reflexy Rp 1.000 per menit” sempat terpampang di SPBU Shell Sektor 7 Bintaro, Jalan Boulevard, Tangerang Selatan, dan ramai dibicarakan di media sosial setelah diunggah akun Instagram @kabarbintaro pada Sabtu (27/9/2025).
Banner itu tidak hanya menawarkan jasa pijat refleksi, tetapi juga memuat tulisan bernada keluhan:
“Akibat bensin kosong tapi perut kami dan keluarga jangan sampai kosong, kami menerima pijat reflexy Rp 1.000/menit."
Spanduk yang viral itu tidak sekadar promosi jasa pijat murah, tetapi lebih sebagai bentuk ekspresi keputusasaan.
Dalam video yang beredar, terdengar suara seseorang yang mengkritik Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, sambil merekam banner tersebut.
“Benar-benar ini pak Bahlil, Shell sampai jadi panti pijat. Rp 1.000 per menit tuh. Ya Allah,” ujar suara dalam video tersebut.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR