Kini, NX150 melanjutkan tradisi tersebut, menyasar langsung NMAX Turbo 155 dan menciptakan kendaraan 'tiruan kelas atas' baik dari segi tampilan maupun fitur.
NX150 dibagi menjadi 3 versi: Standar dijual 7.980 NDT (Rp18.097.948), Pro dibanderol 8.980 NDT (Rp 20.345.896) dan Max 9.980 NDT atau sekitar Rp22.468.617.
Versi Max adalah versi tercanggih yang dilengkapi dengan sistem ABS depan dan belakang, kontrol traksi TCS, starter elektrik senyap, ban semi-lunak, sistem starter tanpa kunci NFC, peredam kejut udara, jam TFT, kamera dasbor, lampu LED di seluruh kendaraan, dan T-box pintar.
Konfigurasi yang 'tidak main-main' di kisaran harga ini.
Meskipun tiruan, NX150 tetap berkinerja cukup baik.
Mesin 149cc, 4-katup, berpendingin cairan menghasilkan tenaga maksimum 15 tenaga kuda dan torsi 14 Nm, yang tidak berbeda jauh dari NMAX 155.
Dengan bobot 132 kg, tinggi jok 750 mm, dan tangki bahan bakar hingga 13,5 liter yang terletak di tengah bodi, NX150 mudah dikendarai dan fleksibel dalam pengoperasian.
Tentu saja, harus diakui bahwa meskipun konfigurasinya bagus, desain NX150 sama sekali tidak memiliki kepribadian dan identitas yang unik.
Bagi mereka yang mencintai orisinalitas dan identitas merek, mengendarai 'NMAX palsu' bisa menjadi dilema.
Fly Eagle NX150 mungkin menarik perhatian dengan harganya yang terjangkau dan konfigurasi yang cukup baik, tetapi menjiplak hampir seluruh desain NMAX 155 membuat motor ini kehilangan nilai jual di mata pengguna yang mencintai orisinalitas dan kecanggihan.
| Penulis | : | Ahmad Ridho |
| Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR