Ada juga sistem pengereman otomatis berbasis kamera dan sensor yang disebut Advanced Driver Assistance System (ADAS). Fitur ini akan mengaktifkan rem saat mendeteksi rintangan di depan.
Setang motor pun tak kalah futuristik. Panel indikator digitalnya dapat menampilkan peta navigasi real-time dalam ukuran besar, sehingga mendukung pengalaman berkendara yang aman dan informatif.
Desain modular, tiga mode dalam satu motor
Dari sisi desain, Omo X mengusung gaya sci-fi layaknya motor canggih dalam film layar lebar. Tak hanya itu, motor ini juga bisa diubah menjadi tiga varian sesuai dengan kebutuhan pengendara. Berikut daftarnya.
Diproduksi di Indonesia
Menariknya, Omoway tidak hanya memperkenalkan produknya di Indonesia, tetapi juga menjadikan Tanah Air sebagai lokasi operasional global mereka.
Meski pusat riset dan pengembangan tetap berada di Guangzhou, China, headquarter dan fasilitas produksi Omoway tetap didirikan di Karawaci, Tangerang, di atas lahan seluas 7.000 meter persegi. Di sini, motor-motor Omoway akan dirakit, diuji, dan siap diekspor ke pasar internasional.
Harga ramah dompet
Walau dijejali teknologi futuristik seperti AI, IoT, dan sistem otonom, Omoway berkomitmen menjaga harga tetap terjangkau. Motor Omo X ditargetkan dijual di bawah Rp 70 juta saat masuk jalur produksi massal pada akhir 2025.
Omoway rencananya akan melakukan uji coba 50 unit pertama di Indonesia dan Tiongkok, sebelum meluncur resmi ke pasar. Jaringan dealer juga tengah dipersiapkan di sejumlah kota besar untuk mendukung layanan purnajual.
Dengan hadirnya Omo X, Omoway tidak sekadar menawarkan kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga menghadirkan masa depan mobilitas yang lebih aman, cerdas, dan nyaman bagi masyarakat urban Indonesia.
| Penulis | : | Yasmin FE |
| Editor | : | Yussy Maulia |
KOMENTAR