Bisa Bikin Celaka Melumasi Rantai Motor Pakai Oli Bekas, Kok Bisa?

Ahmad Ridho - Sabtu, 15 Maret 2025 | 08:35 WIB
Otomotifnet
Agar awet melumasi rantai motor harus pakai cairan khusus bukan oli bekas.

MOTOR Plus-online.com - Kondisi hujan kadang bikin rantai motor cepat kering dan berkarat.

Jangan coba-coba melumasi rantai pakai oli bekas, bisa menimbulkan bahaya.

Beberapa pemilik motor sengaja melumasi rantai motor dengan oli bekas.

Entah karena lebih irit dan hemat, atau kebetulan berada di tukang tambal ban.

Namun sebenarnya, melumasi rantai motor dengan oli bekas ternyata bisa membahayakan.

Rantai motor harus rutin diberikan pelumas biar rantai tetap awet dan tidak berisik saat digunakan.

Pabrikan sendiri mewaijibkan memakai pelumas khusus rantai atau chain lube yang banyak dijual bebas.

Menurut Doli Pratama, mekanik Subur Motor di Jl. Warakas Raya No.100, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ada efek negatif yang muncul jika melumasi rantai motor pakai oli bekas.

"Oli bekas itu sudah pasti kandungannya kotor, jadi tidak bagus untuk pelumasan rantai," ujar Batak, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Pengguna Motor Sport Wajib Cek Kondisi Rantai Sebelum Balik Libur Lebaran Pakai Cairan Seharga Rp 50 Ribuan

Baca Juga: Kok Rantai Motor DID Ini Digoreng, Akibat Kolaborasi Evangelion Harganya Bikin Kaget

"Kotoran dari oli bekas bisa menempel ke rantai yang akhirnya malah bikin rantai jadi mudah terserang karat," jelasnya.


Ditambah jika rantainya sudah pakai o-ring atau x-ring, nanti bakal cepat melar dan bikin rantai jadi mudah rusak.

Batak menambahkan, jika beberapa konsumennya memang sering meminta menggunakan oli bekas ketimbang chain lube saat melumasi rantai.

"Karena memang dianggapnya chain lube itu mahal dan cepat kering. Sementara kalau pakai oli dia lebih awet," jelasnya lagi.

Jika seandainya mau pakai oli ya kita harus sediakan oli baru, jangan oli bekas.

"Tapi kalau pakai oli kan kita harus mengoleskan pakai kuas, kurang praktis," ingatnya.

"Sementara misal pakai chain lube tinggal semprot dan pengerjaannya lebih cepat. Tapi memang setidaknya dua minggu sekali harus cek kondisi chain lube apakah sudah kering atau belum," tutupnya.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular