MOTOR Plus-online.com - Makin ramai seruan 'Stop Bayar Pajak' di Jawa Tengah.
Ajakan untuk berhenti bayar pajak kendaraan ini ramai di Jawa Tengah akibat penerapan opsen.
DPRD Jawa Tengah sampai turun tangan dan meminta kebijakan yang diambil harus menyesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat.
Seruan “stop bayar pajak” kendaraan bermotor menimbulkan perhatian serius dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Jawa Tengah.
PKB meminta Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, mengkaji ulang kebijakan pajak kendaraan bermotor yang dikeluhkan masyarakat.
Muhaimin, anggota DPRD Jateng dari PKB, menjelaskan bahwa sejatinya tarif pajak kendaraan bermotor tidak mengalami kenaikan.
Namun, ketiadaan program diskon atau keringanan yang sebelumnya diberikan menimbulkan persepsi sebaliknya di masyarakat.
“Pada dasarnya pajaknya tidak naik. Namun karena sebelumnya ada diskon, ketika diskon itu selesai, masyarakat merasa seolah-olah terjadi kenaikan,” jelas Muhaimin, melansir Kompas.com.
Baca Juga: Lelang Motor Murah Yamaha Fazzio Tahun 2023, Dokumen Lengkap
Meski begitu, PKB tetap mendorong evaluasi kebijakan secara menyeluruh.