MOTOR Plus-online.com - Efek perang yang terjadi di Timur Tengah mulai memberikan dampak.
Beberapa negara di Asia mulai merasakan krisis BBM hingga darurat energi.
Melansir Kompas.com, Sejumlah negara di Asia menetapkan status darurat energi. Gangguan pasokan muncul seiring konflik di Timur Tengah.
Filipina, Bangladesh, dan Korea Selatan menghadapi tekanan yang berbeda.
Filipina mengambil langkah cepat. Presiden Ferdinand Marcos mengumumkan darurat energi nasional pada Selasa (24/3/2026).
Risiko pasokan bahan bakar dan stabilitas energi meningkat.
"Keadaan darurat energi nasional dengan ini diumumkan mengingat konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah, serta bahaya yang ditimbulkannya terhadap ketersediaan dan stabilitas pasokan energi negara," demikian bunyi perintah eksekutif yang dirilis Selasa malam, dikutip dari AFP, Selasa (24/3/2026).
Perintah itu memberi kewenangan kepada Kementerian Energi untuk membayar di muka 15 persen guna mengamankan kontrak bahan bakar.
Baca Juga: Bangkit dari Kubur Suzuki Smash Versi Baru Dibekali Rem ABS, Segini Harganya
Pemerintah juga menargetkan praktik penimbunan dan pengambilan keuntungan yang tidak wajar.