MOTOR Plus-online.com - Waspada berkendara motor saat hujan, jika tidak hati-hati rawan celaka.
Ada beberapa hal yang mesti diperhatikan pemotor, salah satunya adalah bahaya aquaplaning.
Saat musim hujan, para pengendara motor harus lebih berhati-hati dan memperhatikan beberapa hal yang perlu dipersiapkan.
Guyuran air hujan yang langsung mengenai tubuh, dapat mengganggu penglihatan hingga konsentrasi pengendara.
Selain itu pengendara juga harus waspada dan mencegah terjadinya aquaplaning saat berkendara.
Aquaplaning adalah sebuah gejala dimana objek yang bergerak di atas permukaan air tidak menempel ke permukaan di bawah air.
Motor dengan bannya yang menempel ke permukaan jalan gampang sekali mengalami aquaplaning ketika ada genangan air.
Untuk menunjang mobilitas, para pengendara perlu mengetahui tips berkendara yang aman ketika hujan.
Baca Juga: Berlaku Serentak Tahun 2027, Ini Beda BPKB Elektronik dengan BPKB Lama
Beberapa tips berikut perlu diterapkan agar terhindar dari kecelakan.
1. Gunakan Safety Gear Yang Tepat
-Jas hujan model setelan (atasan dan bawahan)
-Helm dengan visor bening
-Gunakan sepatu anti air / karet
-Gunakan sarung tangan
2. Pastikan Motor Dalam Keadaan Baik
-Kondisi rem yang pakem.
-Kembangan ban yang bagus/tidak gundul.
-Tekanan ban yang sesuai dengan standar spek.
-Electrical/lampu berfungsi baik.
-Kondisi cover body yang baik, tidak terbuka. Karena air yang masuk dapat menyebabkan korsleting di bagian komponen electrical.
3. Kurangi Kecepatan
Pengendara perlu mengurangin kecepatan saat melewati genangan air untuk mencegah terjadinya aquaplaning
4. Jaga Jarak Aman
Berkendara dalam kondisi hujan atau jalan yang basah diperlukan jarak yang aman untuk menghindari kecelakan, dikarenakan jalan lebih licin sehingga traksi/daya cengkram pada roda motor berkurang. T
erlebih saat jarak pandang pendek ketika hujan. Ini untuk menghindari tabrakan antar pengguna jalan.
5. Mengatur Penggunaan Rem
Lakukan pengereman dengan halus dan perlahan, dan menggunakan rem depan dan belakang agar lebih pakem.
Karena saat kondisi hujan traksi atau daya cengkram roda terhadap permukaan jalan yang basah menjadi berkurang, sehingga untuk menghindari slide atau tergelincir saat melakukan pengereman atur tekanan rem dan jaga jarak pengereman agar motor lebih mudah dikendalikan.
6. Selalu Waspada
Berusaha untuk tetap fokus terhadap sekitar kita, baik itu kendaraan lain, jalan yang berlubang dan ada orang yang menyeberang, dengan tetap waspada serta menjaga fokus akan membantu pengendara untuk mengatur kecepatan pada kecepatan yang aman.
7. Berhenti dan berteduh jika diperlukan
Sebaiknya berteduh bila hujan dirasa terlalu deras. Sebab, pada cuaca tertentu, potensi pohon tumbang, banjir, hingga tanah longsor bisa saja terjadi, namun jangan berteduh di bawah jembatan atau terowongan, hal tersebut dapat mengganggu pengguna jalan lain
“Fisik pengendara dan kondisi motor merupakan Poin Utama dalam berkendara, ke-dua hal tersebut harus dipastikan dalam keadaan yang prima untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan atau mogok dijalan. Pengendara harus selalu persiapkan kendaraan dengan baik dan lakukan perawatan secara berkala di Dealer dan Bengkel Resmi Yamaha agar kondisi kendaraan selalu maksimal,” ucap Imanuel Satrio Instruktur YRA Jakarta