MOTOR Plus-online.com - Kasus dugaan suap warga ketika membayar pajak kendaraan tidak memiliki KTP pemilik lama jadi sorotan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi langsung bereaksi dan meminta Samsat memberikan kemudahan untuk masyarakat.
Dedi Mulyadi meminta layanan kantor Samsat di Jawa Barat harus meniru cara kerja bank yang efektif dan efisien.
Hal itu diungkapkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Dikatakan Dedi, saat ini layanan Samsat sudah mulai efektif melaksanakan isi surat edaran terkait kemudahan pelayanan pembayaran pajak kendaraan tahunan tanpa harus membawa KTP pemilik pertama.
Terobosan tersebut, kata dia, dilakukan agar masyarakat semakin mudah menunaikan kewajibannya dalam membayar pajak kendaraan.
“Seluruh langkah ini merupakan upaya membangun kemudahan agar warga Jawa Barat mudah dalam membayar pajak kendaraan. Mereka itu mau bayar pajak. Mau bayar pajak kenapa harus dibuat menjadi berbelit? Semua harus dimudahkan,” ujar Dedi, melansir Tribun Jabar.
Menurutnya, layanan publik seperti samsat harus mencontoh kemudahan yang diberikan perbankan pada para nasabahnya.
Baca Juga: Setelah Produk Otomotif, PT Mei Tech Indo Resources Resmi Luncurkan Oli Sinopec di Indonesia
Nasabah menggandrungi layanan perbankan karena mulai urusan kemudahan menarik tabungan hingga mengganti kartu ATM dan tabungan yang hilang tidak berbelit.