Find Us On Social Media :

Jualan Motor Listrik Sulit, Aismoli Catat Penurunan 28,6 Persen

By Ahmad Ridho, 2026-01-06 16:00:00
Sepanjang tahun 2025 Aismoli mencatat penurunan penjualan motor listrik sampai 28,6 persen. (UNTD)

MOTOR Plus-online.com - Penjualan motor listrik di Indonesia sepanjang tahun 2025 lalu mengalami penurunan.

Tercatat dibandingkan tahun 2024, tahun 2025 penurunan penjualan motor listrik mencapai 28,6 persen.

Penjualan sepeda motor listrik di Indonesia pada tahun 2025 tercatat sebanyak 55.059 unit berdasarkan data Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT) KBLBB yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan.

Angka tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli), Budi Setiyadi.

"Penjualan tahun 2025 sebanyak 55.000 unit. Itu berdasarkan SRUT. Jadi SRUT itu setiap kendaraan yang nanti akan didaftarkan di polisi harus ada SRUT-nya," ujar Budi, dikutip dari Kompas.com.

Budi menjelaskan bahwa Aismoli tidak mengeluarkan data penjualan secara lebih perinci karena mekanisme pelaporan industri sepeda motor listrik berbeda dengan kendaraan roda empat.

"(Aismoli) Enggak ada. Karena kemarin saya baru bicara dengan Kementerian Perindustrian. Kita berbeda dengan mobil. Kalau mobil memang ada kewajiban lapor, tapi di kita enggak bisa," ucap Budi.

"Saya pernah minta, tapi mereka agak keberatan, karena menyangkut rahasia perusahaan dan sebagainya. Jadi saya ambil dari Kementerian Perhubungan, melalui SRUT yang dikeluarkan Kemenhub, jadi itu termasuk penjualan Honda (dan anggota AISI)," kata dia.

Baca Juga: Busi NGK Palsu Diduga Tidak Dibuat di Indonesia, Peredaran Paling Banyak di Jabodetabek


Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2024, yakni 77.078 unit, penjualan tahun 2025 yang berada di angka 55.059 unit, berarti mengalami penurunan sekitar 28,6 persen.